Warta Salus - 6 Feb 2022

Komsos Paroki Alam Sutera

5 Feb 2022

Hari Minggu Biasa V

BERTOLAK KE TEMPAT YANG LEBIH DALAM


Dinamika tokoh dalam bacaan-bacaan hari ini sangat berkaitan dengan panggilan untuk menjadi murid dan utusan Tuhan. Ada hal mendasar yang perlu kita hayati sebagai anggota Gereja dari para tokoh yang disebut dalam bacaan hari ini. Yesaya merasa diri sebagai pribadi yang 'najis bibir‘ dan tinggal di tengah-tengah bangsa yang juga najis bibir. Paulus merasa diri sebagai yang paling hina dari semua rasul. Petrus pun merasa diri sebagai orang berdosa. Namun dari situasi kedosaan, kehinaan, ketidakpantasan itulah mereka dipanggil. Panggilan dan penyertaan Tuhan membuat mereka siap dan sanggup mengikuti Tuhan dan menjadi utusan-Nya. Mereka mau bekerja sama dengan rahmat Tuhan sehingga kuali-as hidup dan pelayanan mereka pun diubah, misalnya dari penjala ikan menjadi penjala manusia.

Pada masa kini, kadang-kadang sulit menemukan orang-orang yang mau melayani Tuhan sebagai ketua lingkungan, katekis, asisten imam, imam, biarawan-biarawati, dan tugas-tugas pelayanan lainnya. Hal ini karena banyak orang merasa tidak pantas, merasa banyak kekurangan tidak tahu apa-apa, dan sederet litany ketidakbisaan lainnya. Semoga seperti para tokoh yang disebutkan di atas, kita berani berserah pada panggilan Tuhan untuk dibentuk, sehingga siap diutus dengan kualitas hidup dan pelayanan yang lebih baik.

Tuhan, saya tahu saya tidak pantas, namun dalam kehinaan saya berserah: inilah aku, utuslah aku. Amin. - disarikan dari Ziarah Batin 2022

MISA HARI ORANG SAKIT SE-DUNIA [HOSD] KE-30 akan diadakan hari Jumat, 11 Februari 2022, pukul 19.00 WIB secara ONLINE dan OFFLINE. Seluruh umat terutama keluarga dengan anggota keluarga sedang sakit, para medis, sukarelawan dan pemerhati kesehatan diundang mengikuti Misa HOSD ke-30. Pendaftaran melalui belarasa.id . Link https://bit.ly/liveSantoLaurensius atau Netciti Channel 227.


PENGUMPULAN DAUN-DAUN PALMA KERING PERSIAPAN HARI RABU ABU 2022.

Diumumkan dan dimohon kepada Umat untuk mengumpulkan daun-daun palma kering yang telah diberkati da-lam Perayaan Minggu Palma 2021 yang lalu untuk dijadikan abu yang akan digunakan pada Perayaan Misa Hari Rabu Abu, 02 Maret 2022 mendatang. Umat dapat mengumpulkan Daun Palma Kering pada Kotak Dus tempat pengumpulan yg disediakan di beberapa titik lokasi di Gereja, Aula, dan GKP St. Laurensius. Bagi yang mengikuti Misa Offline dapat memasukkannya di dalam Dus sebelum masuk gereja/ aula :

1. Pintu seberang patung Bunda Maria Gereja,

2. Pintu Utama Gereja,

3. Pintu Aula dekat menara lonceng.


Bagi PPK online : Di depan ruang kasih GKP, sebelum cek suhu.Selain itu dapat pula dilakukan secara secara kolektif melalui PIC / Pengurus Lingkungan untuk dikumpulkan ke Gereja bersamaan dengan penyerahan Piksis pada hari Kamis, tgl 24 Feb 2022.


Catatan : Pengumpulan daun palma ker-ing paling lambat Minggu, 20 Februari 2022.


KURSUS EVANGELISASI PRIBADI ANGKATAN IX.

Paroki Alam Sutera mengadakan kembali KEP Angkatan 9 setiap Rabu malam , pkl 19.15 WIB mulai 16 Maret – 30 November 2022 (Online via Zoom). Pendaftaran dibuka tanggal 1 Jan – 28 Feb 2022.

Terbuka untuk umum. Biaya Partisipasi Rp.150.000 (Diluar biaya Retret) melalui VA 057300000302 (a/n KKS2 Laurensius). Kirim WA Bukti Transfer ke MAUREEN (0819-0563-4468) dan Lenny Winata (0815-1884-838) atau daftar online SHORTURL.AT/KH079

Marilah kita memulai Pelayanan Evangelisasi dari dalam diri sendiri (secara pribadi) untuk selanjutnya dapat juga membagikan Kasih Tuhan kepada orang orang di sekitar kita. Yoh 5:17 Inilah perintah-KU kepadamu: ― Kasihilah seorang akan yang lain.


PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman Pertama

  1. Philip Jason Florian dari St. Fransiskus Xaverius - GS Sektor 8A dengan Daniella Dominique Djarot dari Paroki Depok, Gereja St. Herkulanus — Depok Jaya

  2. Alfa Jolio Grafirat Manek dari lingkungan St. Maria Immaculata — Pondok Pakulonan dengan Delvi Bantaika

  3. Yohanes Riwu Loni dari lingkungan St. Maria Immaculata — Pondok Pakulonan dengan Esti Angkelina Foes

  4. Alberto Hengky Sulai dari lingkungan St. Sebastianus — GS The Springs dengan Christine Hendryanti Patras


Pengumuman Kedua

  1. Monika Deasy Rosmawati dari lingkungan Santo Fransiskus Xaverius — GS Sektor 8B dengan Lorenso Prayogi Putra Perkasa dari Paroki Villa Melati, Gereja St. Ambrosius Tangerang Selatan

  2. Eugenia Selvya Winata dari lingkungan St. Basilius Agung — GS Sammara dengan Stefanus Ferry Yulyadi dari Paroki Kotabumi, Gereja St. Gregorius Agung Tangerang

  3. Maria Reny Yasinta dari lingkungan St. Basilius Agung — GS Sammara dengan Yohanes Ferdy Panarto dari Paroki Theresia, Gereja St Theresia Jakarta

  4. Joseph Hikari Kobayashi Martono dari lingkungan Beata Christina — GS Chalcedony dengan Laurensia Candy Sepriany dari Paroki Pantai Indah Kapuk, Gereja Regina Caeli Jakarta

  5. Rose Silvia Melina Puspita Dewi dari lingkungan St. Alexander — GS Alexandrite dengan Adrian Surjadi dari Paroki Yos Sudarso Cirebon, Gereja St. Yusuf Cirebon

  6. Marliana Sigalingging dengan Yohanes Berchmans Mau Leon, keduanya dari lingkungan St. Stefanus — Graha Raya Dahlia Loka

  7. Magnolia Agnes Kusumi dari lingkungan St. Maximilianus Kolbe - GS Sektor 6 dengan Hendry Winata


Pengumuman Ketiga

  1. Katarina Nathania Lawuyan dari lingkungan St. Ursula — GS L‘Agricolla dengan Stefanus Kevin Yusuf dari Paroki Karawaci, Gereja St. Agustinus Tangerang

  2. Nikolaus Nirwan Arie Chandyka dari lingkungan St. Stanislaus — GS Sektor 6 dengan Gabriela Donna Stevani dari Paroki Tangerang, Gereja Hati SP. Maria Tak Bernoda Tangr.

  3. Fabian Jansen Limantara dari lingkungan St. Yohanes Pembaptis - GS Aquamarine dengan Maria Jesslyn Wakarie dari Paroki Grogol, Gereja St. Kristoforus Jakarta

  4. Anastasia Azalika Avilla Adinda dari lingkungan St. Gregorius Agung — GS Sektor 1A dengan Mikael Brian Gunawan dari Paroki Sentul City, Gereja St. Maria Fatima — Bogor

  5. Eufrasia Filia Agatha Riani dari lingkungan St. Gregorius Agung—GS Sektor 1A dengan Aloisius Gonzaga Boy Gia Koernia dari Paroki Solo Baru, Gereja Kristus Raja Sukoharjo


Apabila Umat mengetahui adanya halangan rencana Pemberkatan / Sakramen Perkawinan tersebut, umat wajib memberitahukan kepada Pastor Paroki.