Krisma (2).JPG

Sakramen Krisma

Sebab dengan menerima sakramen Krisma sebagaimana makna dari namanya dalam bahasa Yunani “chrisma” pengurapan, seseorang diurapi oleh daya kekuatan Roh Kudus yang memampukan-nya untuk bersaksi akan imannya  sendiri.

Sakramen Krisma

Sakramen krisma sebagai sakramen inisiasi diwajibkan bagi setiap orang beriman sebagai lambang pendewasaan dan pengakuan iman akan Yesus Kristus berkat pencurahan Roh Kudus. Sebab dengan menerima sakramen Krisma sebagaimana makna dari namanya dalam bahasa Yunani “chrisma” pengurapan, seseorang diurapi oleh daya kekuatan Roh Kudus yang memampukannnya untuk bersaksi akan imannya  sendiri.  Selain disebut sebagai sakramen Krisma juga disebut sakramen “penguatan” yang merupakan terjemahan dari kata Latin “confirmatio” yang mau menunjukkan bahwa seseorang yang menerima sakramen Krisma dikuatkan oleh daya Roh Kudus untuk sangat mewartakan tentang Kristus dan kerajaanNya.

Maka makna utama dari penerimaan sakramen Krisma adalah orang beriman dinyatakan dewasa secara iman dan menyediakan diri dengan tahu dan mau sebagai saksi-saksi iman akan Kristus dan mengikatkan diri secara penuh dengan Gereja. Oleh karena itu, sakramen Krisma hanya bisa diterima oleh orang yang dewasa secara umur dan mampu menggunakan akal budinya dengan baik. Sehingga, kedewasaan secara manusiawi ini, akan disempurnakan dengan pencurahan Roh Kudus sebagai buah dari penerimaan sakramen Krisma yang mendewasakan secara Rohani setelah orang menjadi manusia baru karena menerima sakramen Baptis. Selain itu, sakramen Krisma bertujuan agar setiap orang beriman semakin menyerupakan dirinya dengan diri Kristus dalam bekerja, berdoa dan bersaksi terutama dalam memantapkan tugasnya sebagai nabi, imam dan raja karena sakramen Baptis yang telah diterimanya.

Sederhananya, sakramen Krisma adalah sakramen yang menguatkan dan mengikatkan orang beriman secara lebih erat sebagai pengikut Kristus dan anggota Gereja dalam kesatuannya dengan Kristus dan Gereja, dalam kesaksian akan imannya akan Kristus dan Gereja, dalam tanggungjawabnya sebagai pengikut Kristus dan anggota Gereja dan dalam pertumbuhan dan perawatan imannya sendiri berkat pencurahan daya Roh Kudus melalui sakramen Krisma.

Informasi Pendaftaran

AR. Windijatmoko

Sie Katekese

sie.katekese@santo-laurensius.org​