Couples for Christ (CFC)

Couples for Christ (CFC)

Apa itu CFC?

Couples for Christ (CFC)  yang di Indonesia disebut Pasukris (Pasangan Untuk Kristus) adalah komunitas katolik sekaligus gerakan rohani yang bertujuan untuk memperbaharui dan memperkuat kehidupan keluarga kristiani. Komunitas ini berasal dari Filipina. Dimulai di Manila pada tahun 1981 dengan 16 pasang suami-isteri, didirikan oleh Frank Padilla, seorang awam Katolik.    

 

Seiring berjalannya waktu, CFC makin berkembang ke berbagai negara dengan karya yang nyata. Melihat itu, Tahta suci dari Vatikan pada tahun 2000 memberikan pengakuan  kepada CFC sebagai  komunitas awam keluarga yang bermisi untuk membangun gereja rumah-tangga dan gereja bagi kaum papa. Ini adalah dua kerasulan yang menjadi perhatian Gereja yaitu keluarga dan orang miskin. 

 

Gerakan ini masuk ke Indonesia pada bulan September tahun 1990, dimulai di Jakarta dengan seijin Mgr Leo Sukoto (alm) selaku Uskup Keuskupan Agung Jakarta saat itu. Dimulai dengan 12 pasang suami-isteri, kini CFC sudah berkarya di 25 keuskupan di Indonesia dengan jumlah anggota ribuan pasang.

Visi dan Misi

Komunitas CFC membuat harapan yang sangat tinggi terhadap keluarga yang dituangkan dalam visinya “Keluarga dalam Roh Kudus memperbaharui muka bumi” dan dijabarkan dalam misi “membangun gereja rumah tangga dan gereja kaum papa”. Pelayanan CFC membangun Ecclesia Domestica yang kokoh tidak terlepas dari keberadaan pelayanan keluarga yang berjenjang.

 

Pelayanan mulai dari Kids for Christ (KFC) untuk anak-anak usia 4 sampai dengan 12 tahun. Youth for Christ (YFC) untuk anak usia remaja dari 13 tahun sampai dengan 23 tahun, Singles for Christ (SFC) dari usia 24 sampai dengan 40 tahun dengan catatan belum menikah. Couples for Christ (CFC) bagi pasangan suami isteri yang masih utuh. Handmaids of The Lord (HOLD) untuk kelompok wanita mandiri atau janda, dan Servants of The Lord (SOLD) untuk pria mandiri atau duda.

 

Semua bidang pelayanan ini ter-integrasi dalam Family Ministry, dikoordinasikan dalam payung keluarga yang utuh, Couples for Christ. Kesemua ini dihayati dalam hidup keluarga dan komunitas yang cinta pada Tuhan, sehingga apa yang telah dipelajari dapat dihidupi ('walk the talk'), dan apa yang dihidupi dapat dibagikan kepada yang lain ('talk the walk').

 

Selain membangun gereja rumah tangga, CFC juga mempunyai misi membangun gereja kaum papa. Untuk itu, CFC membuat bidang pelayanan sosial yang disebut ANCOP (Angkat Citra Orang Papa). Selain membantu beberapa gerakan orang tua asuh di Jabodetabek, ANCOP kini sedang berkonsentrasi membangun & mengelola sekolah pariwisata dan perikanan berasrama di desa Likotuden, Keuskupan Kupang.

Inisiasi

Sama seperti komunitas kategorial umumnya dalam Gereja, CFC pun punya cara tersendiri untuk menerima anggota untuk bergabung. CFC membuat Program Hidup Kristiani (Christian Life Program) sebagai pintu masuk (inisiasi) ke komunitas. CLP ini adalah serangkaian seminar yang terdiri dari 8 topik dan diakhiri dengan “wisuda” kelulusan. 

 

Bagi peserta, inisiasi berarti hak awal untuk mengikuti perjalanan berikutnya. Itu sebabnya dalam topik pengajaran akhir CLP bukan merupakan kesimpulan dari 7 pengajaran sebelumnya, tetapi menyampaikan panggilan Allah kepada masing-masing pribadi dan keluarga. Perjalanan mengikuti 8 topik hanyalah sebagai awal menerima dan membuka diri terhadap dasar untuk kehidupan baru. 

 

Dasar tersebut adalah pertobatan, kesediaan merubah diri serta membaharui penghayatan iman akan Kristus. Dasar tersebut diperkuat lagi dengan penegasan  kembali kuasa Roh Kudus dalam masing-masing pribadi sehingga semangatnya bergelora. Agar bisa bertahan dalam dasar dan semangat yang diperbaharui  ini, masing-masing peserta digabungkan dalam komunitas CFC yang selalu mendukung pertumbuhan para anggotanya. 

Jadwal terdekat CFC

Sebuah misi penting dari Gereja dewasa ini adalah mendampingi keluarga-keluarga Katolik untuk mewujudkan diri sebagai “Gereja Rumah Tangga” (Ecclesia Domestica), yakni suatu persekutuan hidup dan cinta yang intim antar pribadi di dalam keluarga.

Suasana iman Katolik seperti kehidupan doa, kebiasaan membaca Kitab Suci, merayakan sakramen-sakramen khususnya Ekaristi dan Tobat, harus menjadi nafas kehidupan keluarga.

Salah satu cara untuk mendukungnya adalah dengan memberikan pengajaran-pengajaran yang sesuai.

Mengatasi Konflik Perkawinan
Dialog Interaktif
Membangun Dasar Perkawinan yang Langgeng

Mari Pasutri & Para Pemerhati Keluarga kita ikuti bersama Family Is a Gift Sesi 2: "Pasangan Bahagia Rumah Tangga Bahagia" (bagaimana membangun perkawinan yang Langgeng), acara ini dipersembahkan oleh Komunitas Couples For Christ dan Seksi Kerasulan Keluarga, Hari : Sabtu, 14 Mei 2022 - Pk. 13.00 - 15.00 Meeting ID: 836 5536 Passcode: FIG Informasi & Pendaftaran: Yogo +628129470610 Wiwi +62812962766

Masalah Uang dalam Perkawinan
Pentingnya Doa Bersama Keluarga

Sebagai Komunitas dalam gereja, CFC tidak eksklusif, namun berbaur dan bersama umat lainya membangun gereja. CFC siap bekerja sama dengan semua organisasi lainnya di paroki dan keuskupan, dengan komisi-komisi dan seksi-seksi pastoral untuk kepentingan keluarga dan seluruh umat.

Contact:

antoniojulius2805@gmail.com

Anton & Maria - Cantas & Mitha - Arief & Claudy