Gereja Katolik Santo Laurensius - Paroki Alam Sutera

Ardas Legio Maria November 2015-november 2016

http://www.legiomariasenatusbejanarohani.or.id/wp-content/uploads/2015/12/Ardas-LM.pdf

Arah Dasar Legio Maria November 2015 – November 2016

I. Dasar:

Siapakah Legio Maria? Legio Maria adalah suatu perkumpulan (kerasulan awam) umat Katolik yang dengan restu Gereja (Katolik) dan bimbingan kuat Maria Tak Bernoda – Pengatara Segala Rahmat, telah menggabungkan diri ke dalam suatu laskar untuk bertempur dalam peperangan abadi antara Gereja melawan dunia dan kekuatan jahatnya (BP)

II. Arah Gerakan Legio Maria

Sebagai gerakan awam Katolik yang bergabung dalam laskar Gereja Katolik, maka arah gerakan Legio Maria harus mengikuti arah gerakan Gereja Katolik; hal ini menuntut agar Legio Maria:

  1. Mendalami sebaik mungkin pengetahuan dasar iman Katolik. Devosi Maria tanpa didasari pengetahuan iman Katolik akan sangat rapuh, bahkan berpotensi pada kesesatan (sentimentalisme).
  2. Memprioritaskan karya yang langsung mendukung aktivitas reksa pastoral Gereja Katolik setempat, dengan tidak mengesampingkan karya-karya kasih lain yang lebih umum.

III. Sasaran Prioritas Legio Maria (Tolok Ukur Evaluasi Tahun Depan)

Akhir tahun depan (November 2016) diharapkan tercipta kondisi-kondisi:

  1. Meningkatnya pemahaman Legio Maria terhadap pokok-pokok penting ajaran iman Katolik.
  2. Meningkatnya jumlah dan kualitas karya parokial yang langsung mendukung aktivitas reksa pastoral Gereja Katolik setempat (lingkungan, stasi, paroki, keuskupan).
  3. Meningkatnya jumlah legioner secara merata, sehingga Legio Maria memiliki komposisi yang ideal antara anak-anak, remaja, orang muda, dan dewasa.
  4. Meningkatnya kualitas pribadi legioner yang berkarakter: rendah hati, siap bejerih lelah dan bekerja berat.

IV. Sifat dan Muatan Karya

Hendaknya karya-karya yang dilakukan memiliki sifat-sifat sebagai berikut: 1.

  1. Ber-DAYA UBAH (transformasi), karya hendaknya mampu mengubah sifatsifat kita menjadi orang yang lebih mengerti ajaran iman Katolik dan lebih terampil mengelola diri (lebih rendah hati, lebih berani memimpin, lebih mau berjerih lelah dan bekerja berat).
  2. Kreatif, yaitu karya yang unik (berani beda) sejauh tetap dalam batas-batas kewajaran, sehingga karya menjadi hal yang menarik perhatian orang lain dan berdaya untuk mengembangkan kecakapan hidup.
  3. Ber-SINERGI, bila memungkinkan karya dilakukan dengan melibatkan kelompok lain non Legio Maria, sehingga Legio Maria lebih dikenal secara masif.
  4. Ber-‘PROYEK’, yaitu karya yang sifatnya menyeluruh, intensif, mendalam, terfokus hingga tuntas. (Istilah ‘proyek’ adalah lawan dari karya yang sifatnya ‘sekedarnya’, ‘sekonyong-konyong’, atau ‘sporadis’ – yang terbukti kurang efektif).
  5. Karya-karya rutin, karya-karya pribadi Anda

 

Contoh Karya Strategis:

  1. Legio Maria bekerjasama dengan Sie Katakese paroki menyelenggarakan pembekalan perutusan untuk umat paroki secara umum.
  2. Legio Maria menyelenggarakan program rosario keluarga pada bulan rosario, diikuti sebagian besar umat paroki.
  3. Legio Maria melakukan pendekatan (evangelisasi) pada umat Katolik pendatang (terjadi di kota-kota besar).

Jakarta, 01 November 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published.