7. Sakramen Perkawinan

346. Apa buah Sakramen Perkawinan ?

Sakramen Perkawinan menetapkan ikatan yang kekal dan eksklusif antara
kedua mempelai. Allah memeteraikan kesepakatan perkawinan mereka. Karena
itu, perkawinan yang sudah dilaksanakan dengan sah (ratum) dan sudah dilengkapi
dengan persetubuhan (consumatum) antara dua orang yang sudah dibaptis tidak
pernah dapat diceraikan. Terlebih lagi, Sakramen ini memberikan rahmat yang
dibutuhkan bagi kedua mempelai untuk mencapai kesucian dalam kehidupan
perkawinan mereka dan jika dianugerahi anak-anak, menerima tanggung jawab
untuk merawat dan mendidik mereka.

(Kompendium Katekismus Gereja Katolik)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.