Gereja Katolik Santo Laurensius - Paroki Alam Sutera

Renungan Minggu Prapaskah 1 – Warta Salus 18 Februari 2018

HARI MINGGU PRAPASKAH I
Perjanjian Penuh Kasih Karunia

Bumi yang semula diciptakan baik adanya telah diperbudak dosa. Namun Allah memperbaruinya. Nuh dan keluarganya serta segala binatang yang ada dalam bahtera terpilih untuk memulai kehidupan yang baru. Setelah peristiwa air bah, Allah tidak membinasakan umat manusia tetapi menyelamatkannya. Ketidaksetiaan manusia pun tidak lagi menghalangi kasih karunia Allah. Ia selalu memberi kesempatan kepada manusia untuk bertobat. Allah berfirman: “Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi” (Kej. 9:11). Perjanjian pada umumnya kita pahami sebagai keterlibatan antara dua pihak yang mengadakan ikatan kerjasama yang disertai dengan syarat atau sangsi yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak. Jika salah satu pihak melanggar maka sangsi diberlakukan atau perjanjian dibatalkan. Namun tidaklah demikian dengan perjanjian Allah. Sebab inti dari perjanjian Allah adalah penyaluran kasih karunia dan keselamatan.

Dalam bacaan Injil hari ini, Markus menyampaikan supaya kita lebih mengenal siapa Yesus itu. Kita diajak agar semakin mendengarkan dan memercayai kabar gembira yang diwartakan-Nya, yakni Kerajaan Allah sudah dekat. Godaan yang dialami Yesus dalam karya pelayanan semakin menunjukkan kuasa dan identitas-Nya yang sesungguhnya. Sikap Yesus dalam menyikapi cobaan tersebut menginspirasi kita dalam menghadapi setiap godaan yang kita alami. Intinya pertobatan hidup dan percaya kepada janji Allah. Apakah kita mau berpegang pada kekuatan Ilahi atau hanya mengandalkan kekuatan sendiri? Perwujudan Kerajaan Allah akan tampak pada kesediaan kita untuk bertobat dan dibimbing oleh Roh Kudus.

Ya Allah, aku bersyukur karena Engkau telah memberi kesempatan bagiku untuk mengubah diri agar aku dapat mengalami Kerajaan-Mu. Aku mohon anugerahkanlah kerendahan hati supaya aku terbuka pada bimbingan-Mu. Amin.
Disarikan dari Ziarah Batin 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published.